Teruntuk Salomo yang dulu hidup di istana ini,
Hai tuan kemana kamu sekarang?
Aku lihat jiwamu sudah mati.
Mata itu, bukan mata yang dahulu aku tatap.
Tubuhmu perlahan-lahan meringkih seiring umur dan pemeliharaanmu.
Ya aku tahu.
Aku mengerti.
Hidup ini sulit bukan?
Hidup ini kejam.
Terlihat sekali engkau putus asa.
Aku tahu kau sering menangis dalam tidurmu.
Aku tahu kau sering merasa malu dalam ketidakmampuanmu.
Yah, kau kehilangan pegangan bukan?
Badai ini terlalu keras menghantammu.
Tapi mengapa engkau tak berpegang saja?
Mengapa terus mencoba berlari sendiri ke tempat yang bahkan kau tak tahu kemana?
Aku lelah melihatmu bebal seperti ini.
Kau berharap hidup ini membaik, tapi kau tak berdoa.
Kau berharap kau berjaya kembali, tapi kau tak meminta.
Kau terus saja berusaha, dan kau menangis kalau kau gagal lagi.
Dia ada disana.
Bapa kita yang sesungguhnya.
Dia disana menunggumu kembali menoleh kepada-Nya.
Mengapa kau bergerak menjauh? Seolah kau bisa.
Tidak bisa.
Kita tidak akan bisa jauh dari-Nya.
Rumah kita yang sesungguhnya hanya di dekapan-Nya.
Disitulah kita harusnya berada.
Merasakan kasih penuh kedamaian yang tidak akan kau temukan dalam pencarianmu di dunia.
Kembalilah.
Sesegera mungkin.
Aku berdoa kepada-Nya agar Ia terus menjadikanmu anak kesayangan.
Kau tidak pernah yatim piatu.
R P
R P
R P
R P

Seaworld <3

Claschic crochet tee • floral mullet skirt c/o 2020AVE • ASOS socks • Burberry watch • Stuart Weitzman wedges (image: rougefox)
I love her socks combination
#makeIThappen